Home Review Resensi Menelisik Sumedang Dari Sejarah

Menelisik Sumedang Dari Sejarah

507
0
SHARE

Selama ini Sumedang terkenal sebagai kota dengan ikon makanan olahan tahu. Namun sebenarnya ada banyak keunikan kota di Jawa Barat. Selain menyimpan segudang sejarah dalam masa kesultanan Nusantara sampai Hindia Belanda seperti adanya museum Kesultanan Sumedang, kota ini memberi kesan pasca kolonial dengan adanya patung Pangeran Kornel yang belum cukup lama dibangun. Namun, kota ini juga disebut orang sebagai “Puser Budaya Sunda” (Pusar Budaya Sunda). Istilah ini bukan asal penyebutan bagi tempat makam Tjut Nya’ Dien, namun karena memang Sumedang menyimpan sejumlah artefak kebudayaan penting.

Dr. Ajid Tohir, sejarawan dari Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung melakukan sebuah penelitian yang menarik. Sebagai akademisi sejarah, ia melihat Sumedang dari aspek historiografi lokal. Dengan itu, pada aspek penopang pusar Budaya Sunda terbuktikan di kota ini. Ia menyebutkan bahwa aspek penopang itu adalah warisan bangunan, mulai dari benda budaya (Museum Kerajaan Sumedang Prabu Gesan Ulun) dan artefak adat (budaya dalam setiap desa, terutama persinggungan antara Islam dan Sunda.

Setelah melakukan penelitian panjang itu, Kang Ajid–sapaan akrabnya, akhirnya menerbitkan buku berjudul “Sumedang–Puser Budaya Sunda”. Meski terbit tahun 2013, buku ini cukup relevan untuk dibaca kembali bagi siapa saja peminat kajian sejarah, budaya dan perjalanan. Mengingat, buku ini melihat Sumedang secara luas dari mulai alasan teologi (agama dan kepercayaan) sampai pada tradisi dan kebudayaan yang kini ada.

Oleh karena itu, Sumedang memiliki akar sejarah yang kuat sebagai pewaris hegemoni politik Padjajaran dan menjadi penyangga budaya Jawa Mataram.

“Sumedang dalam karakteristik keagamaan tertentu nampak sekali masih menunjukan kesetiaanya pada warisan budaya kraton Sunda-Jawa, seperti Galuh, Mataram atau Cirebon,” (hlm 1).

Pada aspek inilah Sumedang berbeda dengan kota lain, sekilas mirip dengan Cirebon. Melihat dari sisi historis apalagi bangunan dan masyarakat lokal yang masih merawat tradisi kesundaan.

 

Detil buku:

Judul: Sumedang “Puseur Budaya Sunda” (Kajian Sejarah Lokal)
Penulis: Ajid Tohir
Penerbit: Galuh Nurani
Jumlah: 164 halaman
ISBN: 9786029944792

SHARE YOUR COMMENT HERE! - AlineaTV have the right to delete racist and ad hominem comments.
Share
Like the story? Help us to spread AlineaTV to everyone.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here