Chairil Anwar: Pelopor Sastra Angkatan ’45

2094
0
SHARE

Chairil Anwar, lahir di Medan 26 Juli 1922 dan meninggal di Jakarta 28 April 1949 pada saat ia masih berumur 26 tahun. Chairil Anwar merupakan seorang pelopor penyair angkatan ’45. H.B. Jassin menobatkan ia sebagai pelopor puisi modern Indonesia.

Chairil Anwar dijuluki “Si Binatang Jalang” yang diambil dari puisi karyanya berjudul “Aku”. Sebagian besar karya Chairil Anwar, yang diperkirakan berjumlah 96 karya, terdapat dalam buku kompilasi puisi, yaitu Deru Tjampur Debu (1949), Kerikil Tajam yang Terampas dan yang Putus (1949), dan Tiga Menguak Takdir (1950). Buku terakhir merupakan kumpulan puisi bersama Asrul Sani dan Rivai Apin.

Walau hidup Chairil Anwar terbilang sangat singkat, namun karya-karyanya sangat melekat di dunia sastra Indonesia. Karya Chairil Anwar yang paling dikenal hingga saat ini yaitu puisi berjudul Aku dan Krawang Bekasi.

SHARE YOUR COMMENT HERE! - AlineaTV have the right to delete racist and ad hominem comments.
Like the story? Help us to spread AlineaTV to everyone.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here