5 Fakta Tentang Lewis Carroll Penulis Alice

600
0
SHARE

Kisah Alice jatuh ke lubang kelinci sudah terjadi 150 tahun lalu, saat Charles Lutwidge Dodgson yang memiliki nama pena Lewis Carroll mengisahkannya ke kakak beradik Liddlel saat menyusuri sungai Thames dengan perahu tanggal 4 Juli 1862.

Baca juga: Lewis Carroll Si Pencipta Dunia Ajaib

Alice Liddell yang saat itu berusia 10 tahun meminta Lewis Carroll menuliskan kisah itu. Sampai akhirnya pada 1865 ia menerbitkan kisah tersebut. Tapi ada 5 fakta yang barangkali belum diketahui tentang Lewis Carrol, termasuk kesukaannya pada permainan kata, mikroskop dan fotografi.

Pecinta Binatang

Kisah Alice penuh dengan binatang: mulai dari burung Dodo, kucing Chesire, kelinci, flamingo dan lainnya. Siapa sangka Lewis Carroll sering mengunjungi Museum Sejarah Alam di Oxford dan kerap memperhatikan tulang belulang burung dodo. Para sarjana yakin burung dodo ini yang memengaruhi Lewis Carrol dan menggambarnya di buku cerita tersebut.

Penggila Mikroskop

Lewis Carroll suka mengamati amuba dan jasad renik lewat mikroskop. Sampai hari terakhirnya, ia kerap membeli mikroskop terbaru. Yang terakhir dimiliki dan dirawatnya dengan penuh perhatian adalah mikroskop buatan Smith & Beck of London yang dibuat tahun 1859.

Permainan Kata

Lewis Carroll yang mengajar selama 26 tahun di Universitas Oxford suka memasukkan logika dalam tulisan dan permainan ciptaannya. Dalam permainan “Syzygies”, pemain harus mengganti huruf satu dengan lainnya misal: walrus; peruse; harper; carpenter.

Melawan Arus

Semua cerita anak di tahun 1800 itu selalu penuh nasihat. Kisah Alice malah kebalikannya. Malah lewat tokoh Alice, ia mengolok-olok orang dewasa sebagai orang yang sinting. Beberapa pakar menganggap apa yang dilakukan Lewis Carroll sangat cerdas dan mengkritik pendidikan di zaman Victoria. Sementara cerita anak lain menyuruh anak-anak mengikuti teladan tertentu, kisah Alice malah betul-betul menghibur anak-anak sekaligus mencerahkan mereka.

Hobi fotografi

Selama hidupnya, Lewis Carroll telah memotret paling tidak 3.000 foto. Awalnya ia memfoto pemandangan dan katedral, namun lama-lama memfoto orang dan spesimen fauna. Namun kesukaannya untuk memfoto anak-anak, membuatnya dijauhi dan dianggap aneh sampai hari ini.

SHARE YOUR COMMENT HERE! - AlineaTV have the right to delete racist and ad hominem comments.
Like the story? Help us to spread AlineaTV to everyone.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY