Kebiasaan Buruk Para Pecinta Buku

862
0
SHARE

Sebagai seorang remaja, Rory Gilmore mungkin belum atau pernah menjadi pengaruh banyak pilihan berpakaian, kecanduan mengonsumsi kafein.. dan keputusan untuk memilih universitas mana yang akan dituju. Namun, salah satu adegan favorit dalam serial Gilmore Girls yang diperankan oleh Rory terjadi di Season 2, saat Rory kesulitan menutup resleting tasnya karena isinya penuh dengan banyak buku. Lorelai, ibunya, bertanya dengan skeptis kenapa Rory membawa begitu banyak buku. Rory menjawab dia tidak tahu akan seperti apa mood-nya selama menaiki bis dan karena itu ia tidak tahu apa yang ingin ia baca dalam perjalanan tersebut: entah essai, novel atau cerita pendek. Gilmore Girls adalah serial TV yang sangat ikonik bagi para pembaca buku.

Semua orang bisa jadi memiliki kebiasaan yang sama dengan Rory. Walaupun mungkin tidak sampai pernah membawa buku ke sebuah pesta misalnya. Faktanya, hampir bisa dipastikan, orang yang sangat mencintai buku cenderung membawa buku bersamanya ke mana pun ia pergi. Sekalipun perjalanan itu tidak memungkinnya untuk memiliki kesempatan membaca.

Sebagai pembaca, kita pasti memiliki banyak kebiasaan yang mirip. Kebiasaan membawa banyak buku bisa menyamai tingkah kita dalam kegemaran berbelanja buku. Jangan bilang kamu tidak pernah melakukan kebiasaan serupa.

  1. Kebiasaan paling buruk bagi pembaca… atau setidaknya salah satu hal yang paling disukai adalah tidak tahu apa yang sedang kita lalukan. Tapi ada sesuatu yang membuat kita nyaman saat selalu memegang buku di tangan. Mungkin, banyak pembaca yang pernah melahap berbagai macam buku setiap harinya dan membawa buku kemana pun pergi adalah salah satu keharusan bagi kita. Seperti bisa membaca di berbagai macam tempat di kereta, di coffee shop, di ruang makan saat menunggu hidangan siap. Mungkin, ada semacam keharusan kenapa kita selalu membawa buku sebelum buku itu selesai kita baca.
  2. Dikelilingi oleh banyak buku adalah hal yang kita sukai. Siapa pun kamu, selama kamu pecinta buku bacaan, kamu akan merasa buku adalah harta paling berharga di dunia.
  3. Kita lupa akan dunia luar. Khususnya saat kita sudah terbenam terlalu dalam dengan buku bacaan yang bagus. Hal ini bisa membuat kita lupa bahwa ada dunia nyata selain setiap halaman-halaman buku yang sedang kita baca. Kita kadang membuat dunia seakan berhenti hanya karena terlalu asik dengan buku yang sedang kita baca. Dan bahkan kita bisa mengacuhkan orang di sekitar.
  4. Kita bisa menjadi agresif dan sangat bergairah saat bertemu dengan orang yang juga menyukai buku yang kita sukai. Tiba-tiba, banyak hal yang bisa dibicarakan mengenai buku itu. Atau, jika memang tidak, dengan itu saja kita sudah menganggap mereka keluarga yang memiliki jiwa yang sama dengan kita. Dan itu selalu menyenangkan.
  5. Film yang buruk atau serial adaptasi dari buku bisa membuat kita geram saat menontonnya. Kita paham bahwa sangat sulit untuk merubah ratusan halaman ke dalam sebuah film yang hanya berdurasi sekitar dua jam.
  6. Kita menggunakan apa saja sebagai penanda halaman yang baru saja kita baca: brosur, resep dokter, kaca mata, sendok, buku-buku lain atau apapun itu.
  7. Kita sangat yakin semua orang yang kita cintai juga mencintai buku-buku sebagai hadiah ulang tahun atau hadiah di hari libur mereka. Itu kenapa kita akan memberi mereka hadiah dengan buku-buku yang pernah kita baca. Agar nantinya kita bisa mendiskusikan buku itu bersama mereka saat selesai dibaca.
  8. Kita mulai melihat karakter orang dan kadang membandingkannya dengan karakter yang pernah kita baca dalam buku.

 

Sumber terjemahan & foto: http://www.bustle.com/articles/73315-9-of-the-worst-habits-of-book-lovers-that-leave-us-broke-in-pain-and-lonely-but

Anggi Septianto/AlineaTV

SHARE YOUR COMMENT HERE! - AlineaTV have the right to delete racist and ad hominem comments.
Share
Like the story? Help us to spread AlineaTV to everyone.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here