Padang Literary Biennale Digelar 19-21 September 2014

516
0
SHARE

Festival sastra dua tahunan, Padang Literary Biennale (PLB), akan diadakan kembali untuk kedua kalinya pada tanggal 19-21 September 2014 di Padang, Sumatera Barat. PLB yang pertama diadakan tahun 2012, dengan maksud menghadirkan sebuah festival sastra bermartabat di kota Padang. Meski pemerintah daerah dianggap kurang memberikan apresiasi terhadap agenda-agenda kesusastraan di tengah kecimpung perkembangan kesusastraan yang terus bergairah di Padang khususnya, ajang yang dilaksanakan secara swadaya itu terus melaju. Hal ini agak ironis karena selama ini Minangkabau dianggap tanah kelahiran para sastrawan besar Nusantara.

Padang Literary Biennale tahun ini mengangkat tema “Kurenah Kato: Kato Puisi Kato Manyimpan, Kato Curito Kato Mangabaan”. Padang Literary Biennale ingin menghadirkan sebuah festival dengan standar sendiri, dalam artian, festival ini direncanakan berlangsung dengan tema-tema berdasarkan penggalian terhadap keunikan khazanah kebudayaan Minangkabau.

Dalam Padang Literary Biennale 2014 ini, panitia akan menghadirkan pengarang, novelis, cerpenis, penyair, serta aktivis kesenian. Dalam rencana, para undangan tersebut di antaranya Ayu Utami (Pengarang, Kurator Sastra dan Direktur Bienal Sastra Salihara), Okky Madasari (Novelis, Jakarta), Nirwan Dewanto (Penyair, Redaktur Sastra Koran Tempo, Kurator serta Direktur Bienal Salihara), M. Aan Mansyur (Penyair, Makassar), Hary B. Koriun (Sastrawan, Pekanbaru), Kiky Sulistyo (Penyair, Mataram), Ni Made Purnamasari (Penyair, Denpasar), Erik Prasetya (Fotografer, Pendiri Klik Fotografi), Ollin Monteiro (Pelaku dan Pekerja Seni), Neni Muhdin (Penyair, Palu). Para penulis dan pekerja seni dari berbagai daerah di Indonesia tersebut akan bergabung dengan beberapa penulis dari Sumatera Barat, mereka adalah Maya Lestari GF (Novelis), Azwar Sutan Malaka (Novelis), Fariq Alfaruqi (Penyair), Rio SY (Penyair), Ramoun Apta (Penyair), Karta Kusumah (Penyair), dan Mahatma Muhamad (Penyair, Pekerja Teater).

Acara akan dilangsungkan di kawasan Pondok, Fakultas Sastra Ilmu Budaya Universitas Andalas, Rumah Kopi Nunos, dan Ladang Tari Nan Jombang.

SHARE YOUR COMMENT HERE! - AlineaTV have the right to delete racist and ad hominem comments.
Like the story? Help us to spread AlineaTV to everyone.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here