Saran Neil Gaiman untuk Penulis Pemula

932
0
SHARE

Sedikit banyak, Neil Gaiman tahu beberapa hal tentang rahasia kehidupan kreatif. Dalam wawancara Nerdist Podcast Gaiman, pembuat video Brandon Farley menangkap esensi filosofi Gaiman dalam menulis dan nasihatnya untuk para penulis pemula.

Gaiman mengulangi apa yang dikatakan E.B White, yang terkenal dengan cibirannya bahwa “Seorang penulis yang menunggu waktu ideal untuk bekerja akan mati tanpa menghasilkan satu huruf pun di atas kertas.” Juga seperti pernyataan Chuck Close , “Inspirasi hanya untuk para amatir – sementara kami langsung mulai bekerja.” Berikut juga Tchaikovsky, yang menegur bahwa, “Seorang seniman yang menghargai dirinya sendiri tidak seharusnya melipat tangan dengan dalih bahwa ia tidak mood.” Gaiman berpendapat, lamunan menulis yang benar tidak terletak pada inspirasi yang datang seperti ilham tapi dari ketekunan yang tidak henti-hentinya berupaya dan keinginan yang kuat:

1. Jika kamu hanya akan menulis ketika mendapat inspirasi saja, kamu mungkin bisa menjadi penyair yang cukup layak, tapi kamu tidak akan pernah menjadi seorang penulis novel – karena kamu harus membuat sejumlah kata pada hari ini, dan kata-kata itu tidak akan menunggumu, apakah kamu terinspirasi atau tidak. Jadi, kamu harus menulis ketika kamu tidak terinspirasi.” Dan anehnya, enam bulan kemudian atau setahun kemudian, kamu akan melihat jauh ke belakang dan tidak akan mengingat mana adegan yang kamu tulis saat kamu terinspirasi dan mana adegan yang kamu tulis karena memang itu harus kamu tulis.”

2. Proses menulis bisa menjadi ajaib – ada saat dimana kamu melangkah keluar jendela dan berjalan di udara yang kosong, dan itu sebuah kebahagiaan mutlak dan kebahagiaan yang terucap. Pada umumnya, itu adalah proses menyusun kalimat satu demi satu.

3. Kamu harus menyelesaikan suatu pekerjaan, itulah darimana kamu dapat belajar, kamu belajar dari menyelesaikan suatu pekerjaan.

4. Jika kamu menyukai cerita fantasi dan ingin menjadi Tolkien yang berikutnya, jangan baca novel-novel fantasi ala Tolkien. Tolkien tidak membaca novel fantasi, dia membaca tentang filologi (sastra/ilmu bahasa) Finlandia. Pergi dan bacalah di luar daerah nyamanmu, pergi dan pelajari sesuatu.

5. Ceritakan kisahmu. Jangan coba menceritakan kisah-kisah yang orang lain pun bisa menceritakannya. Karena (sebagai seorang) penulis yang baru memulai, kamu selalu memulainya dengan apa yang orang lain katakan, ya kamu telah membaca karya banyak orang selama bertahun-tahun. Tapi secepat yang kamu bisa, mulailah ceritakan kisah-kisah yang hanya kamu saja yang bisa menceritakan itu – karena akan selalu ada penulis yang lebih baik dari kamu, akan selalu ada penulis yang lebih pintar dari kamu… namun kamu adalah satu-satunya kamu.

(Anggi Septianto/Redaksi AlineaTV)

SHARE YOUR COMMENT HERE! - AlineaTV have the right to delete racist and ad hominem comments.
Like the story? Help us to spread AlineaTV to everyone.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here