4. A Gentle Madness

486
0
SHARE

4. A Gentle Madness; Bibliophiles, Bibliomanes, and The Eternal Passion for Books

Ini adalah sebuah catatan kegilaan tentang gairah atas benda bernama buku. Ia adalah narasi dari suara-suara yang diam dari ratusan tahun sejarah yang membungkam keinginan manusia untuk menguasai pengetahuan. Tapi ada hal lain yang lebih mengerikan dari itu. Yaitu usaha untuk mendekap erat buku sebagai benda fetish yang memancarkan aura tersendiri. Sebuah cerita dari ratusan arsip, buku dan kisah-kisah yang luput diketahui dari pembaca karena ia tak bicara tentang penulis. Ia bicara tentang para manusia yang gandrung akan buku.

Gentle Madness merupakan finalis dari perhelatan akbar National Book Critics Circle Award pada 1995. Buku ini, seperti juga The Man Who Loved Book So Much, disusun dari dokumentasi sejarah dengan metode jurnalisme investigasi. Buku ini pula diakui oleh Muhidin M Dahlan, seorang kronikus buku, sebagai sebuah kitab suci bagi mereka yang mencintai buku. Di sini akan tersingkap bagaimana peradaban dibangun oleh para penjual buku, pencuri buku dan buku-buku yang hilang karena dianggap sebagai sebuah warisan yang belum waktunya.

Termin bibliophile sendiri berarti orang yang memiliki kecintaan sangat besar kepada buku, suka membacanya dan seringkali memiliki koleksi besar buku dengan tema tertentu. Sementara Bibliomanes adalah kecenderungan memiliki buku sebagai benda, rasa kepemilikan dan bukan sebagai objek bacaan. Dalam pengantarnya pada buku Seratus Catatan di Balik Buku, Muhidin juga kesulitan memberikan deskripsi yang jelas perihal label ini. Namun yang jelas buku ini ditulis dengan kecintaan yang sama. Kecintaan pada buku sebagai sumber pengetahuan tanpa batas.

SHARE YOUR COMMENT HERE! - AlineaTV have the right to delete racist and ad hominem comments.
Like the story? Help us to spread AlineaTV to everyone.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here