Alihwahana “Hujan Bulan Juni” Dalam Komik

1048
0
SHARE

Puisi “Hujan Bulan Juni” karya Sapardi Djoko Damono ternyata tak hanya bagus bila dimusikalisasi. Dua tahun lalu, puisi romantis itu pernah diadaptasi ke dalam komik oleh komikus Mansyur Daman atau yang akrab disingkat MAN.

ADAPTASI memungkinkan sebuah karya dialihkan bentuknya ke dalam bentuk lain. Dalam khasanah keilmuan, ada kajian ekranisasi atau ikranisasi (ecranization) yang mempelajari adaptasi satu karya dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Bentuk-bentuk adaptasi karya sastra, atau alihwahana, yang lazim kita kenal adalah ke musik atau ke film. Dalam format lain, pasti ada tetapi jarang.

Maka terasa istimewa sekali melihat bagaimana puisi romantis “Hujan Bulan Juni” dialihwahana ke bentuk komik oleh komikus Mansyur Daman (MAN) komikus silat pencipta serial Mandala. Adaptasi ini dimuat dalam majalah Comical Magz #006 edisi Juni 2011, dua tahun lalu sebagai komik pendek. Sebagai komikus, MAN menjadikan larik puisi Sapardi Djoko Damono menjadi bunyi dari narasi yang dibangunnya.

tak ada yang lebih tabah / dari hujan bulan Juni / dirahasiakannya rintik rindunya / kepada pohon berbunga itu.

Dibuka dengan seorang laki-laki berpakaian merah berjalan di bawah payung selagi hujan. Ia melihat sebuah mobil sedan mewah datang, dan dari mobil itu turun seorang perempuan dengan kursi roda ke sebuah pekuburan. Perempuan itu berdoa lalu meletakkan sebuket bunga di nisan lalu pergi meninggalkan pekuburan. Di akhir, lelaki itu mengambil bunga pemberian perempuan itu.

Lihat komik ini dan apa pendapatmu?

Komik Hujan Bulan Juni - 1
Komik Hujan Bulan Juni – 1
Komik Hujan Bulan Juni - 2
Komik Hujan Bulan Juni – 2
Komik Hujan Bulan Juni - 3
Komik Hujan Bulan Juni – 3

DAMAR JUNIARTO
Kontributor AlineaTV

Dari berbagai sumber: Beng Rahardian, Beritagar.com, Jarakpandang.net, Kompas.com

SHARE YOUR COMMENT HERE! - AlineaTV have the right to delete racist and ad hominem comments.
Like the story? Help us to spread AlineaTV to everyone.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY